introspeksi diri

pernahkah kita tersadar tentang apa yang sedang kita lakukan saat ini? pernahkah kita mengingat apa saja yang kita lakukan selama hidup? apakah ada yang bermanfaat bagi hidup kita sendiri atau bagi orang lain?

jika ya, bersyukur alhamdulillah. jika merasa belum banyak hal yang bermanfaat yang kita lakukan maka lakukanlah segera dan perbanyak terus, tapi jika merasa banyak hal bermanfaat yang telah dilakukan baiknya hilangkan pemikiran seperti itu, janganlah kita sombong dan merasa diri kita sudah baik. hal ini akan jadi pemicu kesombongan pada diri kita. dan seperti yang telah kita ketahui bahwa sifat sombong atau sikap menyombongkan diri itu sangat tidak disukai oleh Tuhan. lakukanlah semua hal yang baik dengan ikhlas dan rendah hati. karena percayalah, Tuhan pasti tau dan akan senantiasa dekat dengan kita dan melindungi hambanya yang baik.

perasaan sebaliknya adalah ketika kita merasa bahwa kita banyak melakukan hal – hal yang dilarang oleh Tuhan atau hal – hal yang tidak Tuhan sukai. begitu berdebar rasanya setiap langkah kehidupan yang kita jalani. hal ini tentunya dapat dirasakan bagi mereka yang merasa ingin lebih baik dan terus lebih baik. ingin rasanya memohon dan bertaubat secara sungguh – sungguh memohon ampunan pada Tuhan, walaupun begitu banyak dan sulit melawan bebagai macam godaan yang terkadang merajai diri untuk melanggar apa yang dilarang. itulah manusia terkadang tidak dapat menepati apa yang menjadi janjinya walaupun janji itu dia katakan pada Tuhan. semoga kita tidak termasuk pada tipe manusia yang seperti itu.aamiin

lain halnya bagi mereka yang begitu menyepelekan agama sehingga mereka merasa begitu biasa saja mengulang – ngulang dosa atau larangan Tuhan, janganlah kita termasuk kedalam manusia jenis ini. ini sungguh berbahaya. aku yakin Tuhan tidak menyukai orang seperti ini. karena Tuhan menyukai seseorang yang baik. bukan orang yang sombong dan menyepelekan dosa.

hidup didunia hanya satu kali saja, sebelum manusia benar benar harus menyelesaikan segala kewajiban dan haknya untuk bekal hidup keduanya kelak diakhirat. apa yang manusi lakukan semata – mata untuk bekal hidup selamanya di akhirat.

maka berlomba – lombalah dalam hal kebaikan, agar senantiasa kelelahan yang terasa bukanlah hal yang sia – sia melainkan menjadi hal yang memiliki nilai manfaat untuk siapa pun, baik diri kita sendiri mauoun orang lain.

tidak usahlah kita terlalu bermuluk – muluk untuk menjalani perbaikan. mulailah dari hal yang sederhana. mulailah dari hal yang mudah yaitu dari dan untuk diri sendiri dan mulailah sekarang juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s